Hutan & lahanRevitalisasi Lahan Bersama Masyarakat
Pemulihan lahan kritis, kering, bekas tambang, dan terdampak bencana melalui diagnosis tapak, perbaikan penyebab kerusakan, vegetasi yang cocok, dan pengelolaan jangka panjang.
Penanaman 1.000 pohon jenis lokal di lahan kritis milik desa atau publik: lereng rawan erosi, daerah resapan mata air, dan sempadan. Pohon lalu diserahkan kepada kelompok setempat untuk dirawat.

Sebagian lereng di Dlingo dan Kokap rawan longsor dan erosi, dan sedimen dari daerah tangkapan mengalir ke waduk yang memasok air baku dan irigasi. Pohon di lahan pribadi mudah ditebang atau beralih fungsi. Pohon di lahan desa atau publik yang dijaga melalui kesepakatan tertulis bekerja untuk kepentingan bersama.
Menahan erosi, menjaga resapan air, dan memulihkan tutupan vegetasi di titik yang memang bermasalah secara ekologis.
Kelompok pengelola setempat seperti kelompok tani hutan, pemuda, atau kelompok perempuan, bersama pemerintah kalurahan.
Lokasi, persetujuan kalurahan, dan kelompok perawat dipastikan.
Penanaman pada awal musim hujan bersama kelompok setempat.
Kelompok merawat pohon dan berhak memanen hasilnya, misalnya kemiri, sesuai kesepakatan.
Daftar ini menunjukkan hal yang dinilai selama program, bukan capaian yang sudah terverifikasi. Hasil dilaporkan setelah pelaksanaan dan pemeriksaan.
Program ini tidak menjanjikan kenaikan debit mata air, pengendalian banjir atau longsor jangka pendek, maupun klaim karbon.


Hutan & lahanPemulihan lahan kritis, kering, bekas tambang, dan terdampak bencana melalui diagnosis tapak, perbaikan penyebab kerusakan, vegetasi yang cocok, dan pengelolaan jangka panjang.
Air & iklimLayanan air bersama untuk rumah tangga dan kebun, dengan pompa tenaga surya bila sumbernya layak, dikelola operator dan aturan yang disepakati warga.
Ceritakan tujuan dan wilayahnya. Kami akan menyiapkan pertanyaan awal untuk asesmen dan pembagian peran.